Khasiat Madu Untuk Lambung




Sejak beratus-ratus tahun yang lalu, madu dimanfaatkan manusia sebagai makanan, penunjang kesehatan juga kecantikan. Bahkan di dalam tradisi Mesir, madu merupakan bagaiandari bahan yang digunakanuntuk membalsem dan mengawetkan para Mumi Raya Mesir Kuno.
Pada temuan lainnya, madu dinyatakan oleh para ilmuwan, mengandung zat antibiotik, seperti dikatakan dalam penelitian Peter C Molan (1992). Fakta ini kemudian diperkuat oleh hasil penelitian Kamaruddin (1997), seorang penelia dan departemen Biochemistry, University of Malaya, seperti dicuplik dari laman madupropoli, bahwa medu memang punya aktivitas antibakteri. Faktor-faktor tersebut meliputi :
  1. Kadar gula di dalam madu cukup tinggi, sehingga akan menghambat pertumbuhanbakteri. Dalam tingkat ini, bakteri tidak mampu berkembangbiak.
  2. Tingkat keasaman madu, pH 3,65, Didalam pH tersebuk bakteri t idak bisa hidup dan akan mati.
  3. Saat bersenyawa dengan air, madu akan menghasilkan hydrogen peroksida dan bersifat sebagai desinfektan.
  4. Didalam madu terdapat senyawa organik yang sifatnya antibakteri, yaitu flavonoid, polyphenol dan glikosida.
         Karena kelebihan tersebut, madu diyakini dapat mencegah terjadinya radang pada usus, maag, dan tukak lambung. Di dalam pencaernaan, madu akan melindungikolon dari luka sehingga, tidak sampai terjadi infeksi. Dan madu asli juga mampu melemahkan serta menghentikan penyebaran bakteri. Jadi, bagi Anda yang berpuasa dan mengalami masalah dengan pencernaan, konsumsilah madu setiap hati (kpl)

Tidak ada komentar: